Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Mengapa UMKM Layu Setelah Lebaran?

Gambar
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sering mengalami penurunan semangat setelah Lebaran karena sifat musiman yang mendominasi aktivitas mereka. Banyak pelaku UMKM di Indonesia, khususnya di daerah seperti Surabaya, Jawa Timur, bergantung pada lonjakan penjualan selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Saat itu, permintaan produk seperti kue kering, hampers, atau pakaian melonjak drastis, menghasilkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, begitu Lebaran usai, pasar kembali sepi, meninggalkan rasa kehilangan arah. UMKM yang hilang semangat setelah Lebaran biasanya terjebak dalam siklus usaha musiman ini. Mereka fokus pada penjualan tahunan tanpa persiapan matang untuk periode lain, sehingga stok menumpuk dan arus kas terhenti. Selain itu, kurangnya motivasi untuk mengembangkan diri membuat mereka enggan berinovasi, seperti menambah varian produk atau memasuki platform digital. Tanpa tujuan jangka panjang, UMKM hanya mengejar kepuasan hasil sesaat, yang akhirnya menyebabkan st...